Cerita Sex LDR? Mana Tahan~ ( Nisa Dan Rudi ) – Part 4

Cerita Sex LDR? Mana Tahan~ ( Nisa Dan Rudi ) – Part 4by masbroon.Cerita Sex LDR? Mana Tahan~ ( Nisa Dan Rudi ) – Part 4 LDR? Mana Tahan~ ( Nisa Dan Rudi ) – Part 4 Empat *Nisa* Baju tidur super seksi yang saat ini kupakai terbukti membuat dia hampir menerkamku. Kini tangannya yang hampir menyentuhku hanya menggantung di udara setelah berhasil kuhentikan. Wajahnya tampak menderita sekali. “Jangan sentuh aku lagi! Dasar pengkhianat!” kuungkapkan kalimat yang sedari tadi mengganjal hingga […]

multixnxx-After hinting and suggesting to her oblivi-1multixnxx- Rena Arai Yuzuha Takeuchi Rena Arai Yu-14  multixnxx-After hinting and suggesting to her oblivi-2LDR? Mana Tahan~ ( Nisa Dan Rudi ) – Part 4

Empat
*Nisa*

Baju tidur super seksi yang saat ini kupakai terbukti membuat dia hampir menerkamku. Kini tangannya yang hampir menyentuhku hanya menggantung di udara setelah berhasil kuhentikan. Wajahnya tampak menderita sekali.

“Jangan sentuh aku lagi! Dasar pengkhianat!” kuungkapkan kalimat yang sedari tadi mengganjal hingga membuatku sesak, dadaku jadi terasa lebih besar satu nomor dari sebelumnya karena hal itu. Wajah Rudi fokus ke dadaku sambil menjilati bibirnya. Huh. Saat kayak gini masih sempat-sempatnya

“Rudiiii aku seriiiuuusss !” aku mendorongnya hingga dia terjengkang, membuatnya sedikit terkesiap.

“Nis Nisaa aku pengeeen…” Katanya memelas. Huh jangan harap.

“Jangan sentuh aku. Aku benci kamu. Benciiiiiii!!!”

“Nisa knapa?? Aku punya salah ya sama kamu? Hm?”

Perlahan dia mendekatiku dan berusaha memelukku namun aku kembali mendorongnya sekuat tenaga.

“Jangan sentuhh!!”

Aku melihatnya menghela nafas panjang. Sepertinya dia benar-benar menderita. Tapi biar saja. Siapa suruh selingkuh.

“Kamu kenapa sayang?”

“Gapapa!”

“Loh.. gapapa kok ngambek gitu..bilang dong..salahku apa?”

“Kamu tuh ya, udah salah malah ga nyadar salahnya apa. Harusnya kamu mikir dong, kamu tuh udah ngecewain aku!”

“Iya tapi kasih tahu dong, biar aku ngerti..”

“Pikir aja sendiri,”

“Sayang..” Ucapnya lagi dengan suara lembut. Hampir saja aku tergoda dan ingin menenggelamkan diri di pelukannya. Tapi aku harus kuat. Nisa tahan. Jangan sampai nafsu menguasaimu.

“Pokoknya aku mau cerai!” Kulipatkan tangan didepan dada, menatapnya dengan lurus. Huh. Rudi kok malah tambah ganteng sih.

Dia balas menatapku, Sesekali menunduk dan beberapa detik kemudian, dia kembali menatapku. Dan tatapannya kali ini berbeda dengan sebelumnya. Sorot mata yang tajam, wajah yang kaku. Membuatku sedikit… takut.

Bruk.

Hih. kok tenaga Rudi jadi kuat sih.. sejak kapan dia berada di atasku.

“Oh.. jadi kamu mau main-main sayang?” katanya sambil tersenyum mengejek. Ih Rudi kok nakutin sih.

Aku mendorong dadanya, namun dia tak bergeming.

“Cerai, Hm?”

“Ru.. Rudihh.. leppaashh..”

Lalu dia membungkam mulutku dengan mulutnya. Iiih Rudii.

***

Author: 

Related Posts